Badai monsun di Bangladesh menewaskan lebih dari 20 orang dan menyebabkan banjir yang menghancurkan
tropeccol

Badai monsun di Bangladesh menewaskan lebih dari 20 orang dan menyebabkan banjir yang menghancurkan

Dikeluarkan pada:

Badai monsun di Bangladesh telah menewaskan sedikitnya 25 orang dan menimbulkan banjir dahsyat yang menyebabkan lebih dari empat juta lainnya terdampar, kata para pejabat Sabtu.

Banjir adalah ancaman biasa bagi jutaan orang di dataran rendah Bangladesh, tetapi para ahli mengatakan perubahan iklim meningkatkan frekuensi, keganasan, dan ketidakpastiannya.

Hujan tanpa henti selama seminggu terakhir telah membanjiri bentangan luas timur laut negara itu dengan pasukan yang dikerahkan untuk mengevakuasi rumah tangga yang terputus dari komunitas tetangga.

Sekolah telah diubah menjadi tempat penampungan bantuan untuk menampung seluruh desa yang terendam dalam hitungan jam oleh sungai yang tiba-tiba meluap.

“Seluruh desa tenggelam pada Jumat pagi dan kami semua terdampar,” kata Lokman, yang keluarganya tinggal di desa Companyganj.

“Setelah menunggu sepanjang hari di atap rumah kami, seorang tetangga menyelamatkan kami dengan perahu darurat. Ibu saya mengatakan dia belum pernah melihat banjir seperti itu sepanjang hidupnya,” tambah wanita berusia 23 tahun itu.

Asma Akter, wanita lain yang diselamatkan dari air yang naik, mengatakan keluarganya tidak bisa makan selama dua hari.

“Air naik begitu cepat sehingga kami tidak bisa membawa barang-barang kami,” katanya. “Dan bagaimana kamu bisa memasak sesuatu ketika semuanya di bawah air?”

Sambaran petir yang dipicu oleh badai telah menewaskan sedikitnya 21 orang di seluruh negara Asia Selatan itu sejak Jumat sore, kata pejabat polisi kepada AFP.

Di antara mereka ada tiga anak berusia antara 12 dan 14 yang tersambar petir pada hari Jumat di kota pedesaan Nandail, kata kepala polisi setempat Mizanur Rahman.

Empat orang lainnya tewas ketika tanah longsor menghantam rumah mereka di lereng bukit di kota pelabuhan Chittagong, kata inspektur polisi Nurul Islam kepada AFP.

Banjir memburuk pada Sabtu pagi setelah penangguhan sementara dari hujan sore sebelumnya, kepala administrator pemerintah wilayah Sylhet Mosharraf Hossain mengatakan kepada AFP.

“Situasinya buruk. Lebih dari empat juta orang terdampar oleh air banjir,” kata Hossain, seraya menambahkan bahwa hampir seluruh wilayah itu tanpa listrik.

Banjir memaksa bandara internasional terbesar ketiga Bangladesh di Sylhet ditutup pada hari Jumat.

Peramal cuaca mengatakan banjir akan memburuk selama dua hari ke depan dengan hujan lebat di Bangladesh dan hulu di timur laut India.

Sebelum hujan minggu ini, wilayah Sylhet masih belum pulih dari banjir terburuk dalam hampir dua dekade akhir bulan lalu, dengan sedikitnya 10 orang tewas dan empat juta lainnya terkena dampak.

(AFP)

Seperti Yin dan Yang, dunia angka keluar singapura membawa dua bagian. Satu sisi pengagum judi togel duit asli sanggup lebih ringan bermain karna banyaknya situs bandar pakong yang bertebaran di dunia maya. Di lain sisi, mereka juga terlampau berpotensi mengalami efek kerugian apabila terlilit didalam agen penipu. Karna oknum tersebut tidak bakal segan-segan melarikan duit anda andaikan tengah menang besar. Maka dari itu tersedia baiknya kalian memilah agen totoan gelap bersama penuh pertimbangan dan kewaspadaan.