Lavrov: Pejabat PBB, termasuk Sekjen, sering bertindak sebagai “corong berita palsu”
sinar

Lavrov: Pejabat PBB, termasuk Sekjen, sering bertindak sebagai “corong berita palsu”

PESAN (MATERI) INI DIBUAT DAN (ATAU) DISEBUTKAN OLEH MEDIA MASSA ASING YANG MELAKUKAN FUNGSI AGEN ASING DAN (ATAU) BADAN HUKUM RUSIA YANG MELAKUKAN FUNGSI AGEN ASING.

Simpan Medusa!
https://support.meduza.io

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan kepada BBC bahwa pejabat senior PBB, termasuk Sekretaris Jenderal António Guterres, “sangat sering bertindak sebagai corong untuk berita palsu.”

Jadi Lavrov mengomentari kata-kata Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Michelle Bachelet bahwa militer Rusia menahan 360 orang di ruang bawah tanah sebuah sekolah di desa Yagodnoye, wilayah Chernihiv, selama sekitar satu bulan, 10 di antaranya meninggal.

Sayangnya, para pejabat internasional, termasuk Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia, termasuk – yang sangat saya sesalkan – Sekretaris Jenderal PBB, dan banyak perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa lainnya, tunduk pada tekanan dari Barat. Dan sangat sering mereka bertindak sebagai corong berita palsu yang disebarkan Barat.

Untuk pertanyaan klarifikasi dari seorang jurnalis, Lavrov menjawab bahwa “Rusia tidak putih dan tidak berbulu,” tetapi “apa adanya.” “Dan kami tidak malu untuk menunjukkan diri kami apa adanya,” kata menteri.

Pihak berwenang Rusia menolak tuduhan kejahatan terhadap warga sipil di Ukraina, menyebut bukti ini “palsu” dan “provokasi.” Menurut sudut pandang propaganda Rusia, militer Ukraina bertanggung jawab atas penghancuran infrastruktur sipil di kota-kota Ukraina dan kematian warga sipil.

Sekretaris Jenderal PBB António Guterres adalah salah satu dari sedikit tokoh internasional berpangkat tinggi yang mengunjungi Ukraina dan Rusia selama perang. Di kedua negara, ia bertemu dengan kepala negara. Guterres, menurut pernyataan resmi, terlibat dalam negosiasi untuk menarik orang dari Azovstal.

Baca juga

  • “Itu tidak terjadi.” “Itu bukan kita.” “Mereka bunuh diri.” “Korban sebenarnya adalah kita” Pada abad kedua puluh, banyak negara menggunakan “argumen” ini, menyangkal kejahatan mereka sendiri (termasuk yang militer). Tiga contoh

Seperti yang diketahui saat ini memang begitu banyak website yang menampilkan sgp data maupun togel hk tetapi kamu termasuk harus waspada dalam melacak tau hasil resminya, bakal tetapi kecuali anda inginkan lebih mudah anda sanggup cek segera semua hasil keluaran togel online kita sudah pasti akurat. Karena semua hasil yang kami informasikan bersumber dari situs resmi singaporepools.com.sg dan hongkongpools.com dan semua hasil yang kami berikan tidak harus diragukan lagi gara-gara akan 1000% akurat dari sumber resminya.